Alamat
Jl. Veteran A No.30, Muja Muju, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55165
Jam Kerja
Senin - Jumat : 8.00 - 16.00 WIB

YOGYAKARTA – Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon) Kelas I Yogyakarta melakukan pengawasan intensif terhadap penggunaan frekuensi radio selama periode puncak arus mudik Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2026. Langkah ini diambil guna menjamin kelancaran komunikasi dan koordinasi lintas instansi di tengah melonjaknya mobilitas masyarakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Berdasarkan hasil monitoring sepekan terakhir pada periode 19-24 Maret 2026, Balmon Jogja menyatakan bahwa seluruh pita frekuensi prioritas dan pendukung dalam kondisi jernih, bersih dari interferensi, dan terkendali.

Tim Monitoring dan Penertiban yang dipimpin Nugroho melakukan monitoring frekuensi di Pos Pengamanan Arus Lebaran Karang Delanggu, Klaten (Foto : Balmon Jogja)
Prioritas pada Keselamatan Penerbangan dan Keamanan
Kepala Balmon Jogja menekankan bahwa pengawasan difokuskan pada tiga sektor vital (Pita Prioritas). Pertama, Pita Airband untuk menjaga jalur komunikasi kritis antara pilot dan petugas Air Traffic Control (ATC) agar tetap lancar. Kedua, sektor Pertahanan dan Keamanan (Hankam) melalui pengawasan spektrum 24/7 untuk mendeteksi sinyal ilegal yang dapat menghambat komunikasi taktis TNI dan Polri.
Ketiga, optimalisasi pada pita 3.3-3.4 GHz guna memastikan layanan data 5G beroperasi dengan kecepatan tinggi secara stabil. Hasilnya, monitoring di Kota Jogja, Bantul, Sleman, dan Gunungkidul menunjukkan kondisi yang kondusif.
Sinergi Lintas Instansi dan Pengamanan Jalur Transportasi
Selain pita prioritas, Balmon Jogja juga mengamankan frekuensi operasional bagi instansi pendukung kelancaran mudik. Sinergi ini melibatkan Polresta Yogyakarta, TNI, serta relawan komunikasi dari Posko ORARI dan RAPI.
“Kami mengawal jalur frekuensi radio secara intensif untuk menciptakan ekosistem komunikasi yang tertib. Hal ini krusial untuk mendukung operasional petugas di lapangan selama masa cuti bersama dan libur Lebaran,” tulis keterangan resmi Balmon Jogja.
Monitoring juga mencakup frekuensi navigasi udara dan darat (Dinas Perhubungan) serta radar cuaca milik BMKG. Pengamanan radar cuaca sangat penting agar pemantauan kondisi alam dan peringatan dini bencana tetap akurat, sehingga meminimalisir risiko kecelakaan bagi para pemudik.
Balmon Jogja SIGAP #NyamanBersama
Melalui semangat “Balmon Jogja SIGAP”, pemerintah berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman secara digital bagi masyarakat. Dengan frekuensi yang bersih dari gangguan (interferensi), koordinasi penanganan lalu lintas dan tanggap darurat dapat dilakukan tanpa kendala teknis komunikasi.
Masyarakat dapat terus memantau perkembangan hasil monitoring frekuensi melalui kanal resmi Balmon Jogja untuk mendapatkan informasi terkini seputar kesiapan infrastruktur komunikasi selama masa Idul Fitri 2026. (RF/LA)
