Selamat Datang di Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Yogyakarta   Click to listen highlighted text! Selamat Datang di Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Yogyakarta

Pelaksanaan UNAR Reguler Bulan Juni 2026: Langkah Awal Menjadi Amatir Radio yang Tertib dan Bertanggung Jawab

YOGYAKARTA – Sebanyak 15 peserta mengikuti Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) Reguler Periode Agustus 2026 yang diselenggarakan oleh Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio dan Infrastruktur Digital Kelas I Yogyakarta. Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan lancar sebagai bagian dari upaya memastikan setiap calon pengguna amatir radio memiliki pemahaman yang memadai terkait etika, prosedur, dan ketentuan penggunaan spektrum frekuensi radio. Para peserta berasal dari berbagai latar belakang yang memiliki minat dan komitmen untuk menekuni dunia amatir radio secara legal. Pelaksanaan ujian juga menjadi wujud pelayanan pemerintah dalam mendukung pembinaan dan pengembangan komunitas amatir radio di Indonesia.

UNAR merupakan tahapan wajib yang harus ditempuh sebelum seseorang memperoleh Izin Amatir Radio (IAR). Melalui proses ini, para peserta diuji tidak hanya dari sisi pengetahuan teknis, tetapi juga pemahaman mengenai tanggung jawab dalam berkomunikasi menggunakan radio amatir. Materi yang diujikan mencakup ketentuan penggunaan frekuensi radio, prosedur komunikasi, hingga kode etik yang harus dipatuhi oleh setiap pengguna. Dengan demikian, setiap operator yang memperoleh izin diharapkan mampu mengudara secara tertib, aman, dan tidak menimbulkan gangguan terhadap pengguna frekuensi lainnya.

Pelaksanaan UNAR Berlangsung Lancar, 9 Peserta Ikuti Ujian
Pelaksanaan UNAR Reguler Agustus 2026 di Yogyakarta berjalan dengan lancar dan diikuti oleh 9 pengguna amatir radio dari berbagai latar belakang. Para peserta mengikuti rangkaian ujian dengan semangat untuk memperoleh atau meningkatkan tingkat kecakapan amatir radio yang dimiliki. 

Rincian Peserta UNAR Reguler Bulan Agustus 2026

Total peserta: 15 peserta; 6 peserta tidak hadir dinyatakan tidak lulus

Tingkat Siaga: 11 peserta (5 lulus, 6 tidak lulus)

Tingkat Penggalang: 2 peserta (2 lulus, 0 tidak lulus)

Tingkat Penegak: 2 peserta (2 lulus, 0 tidak lulus)

Berdasarkan hasil pelaksanaan ujian, tercatat dua peserta dinyatakan tidak lulus karena tidak hadir saat ujian berlangsung.

Peserta menjalani ujian sesuai dengan tingkat kecakapan yang diikuti, yaitu Siaga, Penggalang, dan Penegak. Dalam pelaksanaannya, setiap peserta diberikan kesempatan hingga tiga kali pengulangan apabila belum mencapai nilai minimal kelulusan, yaitu 50. Apabila setelah tiga kali kesempatan tersebut peserta masih belum memenuhi batas nilai yang ditentukan, maka peserta dapat kembali mengikuti ujian pada periode berikutnya. 

Keberhasilan para peserta dalam menyelesaikan ujian ini menjadi bukti bahwa minat masyarakat terhadap dunia amatir radio masih terus tumbuh, sekaligus menunjukkan komitmen komunitas amatir radio untuk tetap mematuhi regulasi yang berlaku.

Kepada seluruh peserta yang telah dinyatakan lulus, selamat bergabung dan melanjutkan aktivitas mengudara secara legal, tertib, dan bertanggung jawab.

UNAR: Ujian yang Menjadi Fondasi Sebelum Menikmati Hobi Mengudara
Edukasi yang membentuk karakter pengguna amatir radio yang berintegritas.

Bagi sebagian orang, amatir radio mungkin terlihat sederhana: menekan tombol PTT dan berbicara dengan pengguna lain. Namun di balik aktivitas tersebut terdapat aturan, etika, dan prosedur yang harus dipahami agar komunikasi dapat berlangsung dengan aman dan bermanfaat.

Karena itulah UNAR hadir sebagai instrumen untuk mengukur kecakapan calon pengguna amatir radio sebelum diberikan izin mengudara. Melalui ujian ini, peserta mempelajari berbagai aspek penting, mulai dari kode etik amatir radio, prosedur komunikasi, penggunaan frekuensi yang sesuai ketentuan, hingga peran amatir radio dalam mendukung komunikasi masyarakat.

Menariknya, UNAR dapat diikuti secara gratis sehingga memberikan kesempatan yang luas bagi masyarakat yang memiliki minat terhadap dunia radio amatir untuk belajar dan memperoleh legalitas secara resmi.

Salah seorang peserta mengungkapkan bahwa mengikuti UNAR memberinya pemahaman yang lebih luas mengenai tanggung jawab seorang operator radio.

“Awalnya saya mengira amatir radio hanya soal komunikasi jarak jauh. Setelah mempersiapkan UNAR, saya jadi memahami bahwa ada etika, prosedur, dan aturan yang harus dipatuhi agar komunikasi tetap tertib dan bermanfaat bagi banyak orang,” ujarnya

Semangat Naik Tingkat: Belajar untuk Menjadi Operator yang Lebih Cakap
Bagi para pengguna amatir radio, proses belajar tidak berhenti setelah lulus ujian pertama. Banyak operator yang kembali mengikuti UNAR untuk menaikkan tingkat kecakapannya sebagai bagian dari pengembangan diri.

Semangat inilah yang terlihat pada sejumlah peserta UNAR Reguler Agustus 2026. Mereka memandang proses belajar dan ujian sebagai kesempatan untuk memperluas pengetahuan, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta memperdalam pemahaman mengenai dunia amatir radio.

Salah satu peserta yang mengikuti ujian kenaikan tingkat, Nursihan menyampaikan bahwa motivasinya bukan sekadar memperoleh tingkat yang lebih tinggi, tetapi juga meningkatkan kemampuan sebagai operator.

“Belajar lagi dan mengikuti ujian lagi bagi saya adalah bagian dari perjalanan. Semakin tinggi tingkat yang ditempuh, semakin banyak pengetahuan yang didapat, baik tentang teknik komunikasi maupun tanggung jawab sebagai pengguna amatir radio,” tuturnya.

Melalui proses pembelajaran tersebut, pengguna amatir radio tidak hanya mampu berkomunikasi dengan sesama operator di berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga berpeluang menjalin komunikasi hingga ke berbagai negara di dunia. Selain itu, kemampuan yang dimiliki juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung komunikasi dalam situasi darurat dan kebencanaan ketika dibutuhkan.

Semangat para peserta ini menjadi pengingat bahwa amatir radio bukan sekadar hobi, melainkan wadah pembelajaran sepanjang hayat yang mengedepankan disiplin, etika, dan pengabdian kepada masyarakat.

Mari Menjadi Pengguna Amatir Radio yang Tertib dan Bertanggung Jawab
Bagi masyarakat yang memiliki minat terhadap dunia amatir radio, mengikuti UNAR merupakan langkah awal untuk memperoleh pengetahuan, legalitas, dan pemahaman yang benar dalam menggunakan spektrum frekuensi radio.

Dengan mengikuti prosedur yang berlaku, memahami etika komunikasi, serta terus meningkatkan kompetensi, pengguna amatir radio dapat menjadi bagian dari komunitas yang tidak hanya aktif berkomunikasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Karena di dunia amatir radio, setiap panggilan yang disampaikan bukan hanya tentang menjangkau jarak yang jauh, tetapi juga tentang membangun komunikasi yang tertib, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi sesama

Click to listen highlighted text!